Tampilkan postingan dengan label olahraga ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga ringan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2012

Olahraga 30 Menit Per Hari Efektif Turunkan Berat Badan

KOMPAS.com - Maraknya pusat kebugaran mempermudah orang dewasa yang ingin menurunkan berat badan berolahraga. Dengan harapan timbunan lemak bisa cepat terbakar, mereka memanfaatkan beragam alat dan fasilitas olahraga dalam jangka waktu yang lama.

Sebuah riset dari Universitas Copenhagen menyimpulkan, jangka waktu olahraga paling tepat dilakukan selama 30 menit per hari. Jika berolahraga sampai dua kali lebih lama, menurut penelitian, hasilnya sama.

Para peneliti mengatakan, seseorang berkeringat selama 30 menit per hari sudah cukup membantu penurunan berat badan. Penelitian yang diterbitkan American Journal of Physiology menemukan, mereka yang berlari, mendayung atau bersepeda selama 30 menit mengalami penurunan berat badan empat kilogram selama tiga bulan. Sedangkan, mereka yang berolahraga rutin satu jam dua kali seminggu berhasil turun tiga kilogram selama tiga bulan.

Mads Rosenkilde, ketua tim penelitian, mengatakan olahraga memang baik untuk kesehatan psikis dan fisik. Masalahnya adalah berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk melakukannya.

Rosenkile meminta 60 respondennya yang memiliki kelebihan berat badan berolahraga selama tiga bulan. Separuh dari responden diminta berolahraga selama 1 jam per hari. Kelompok kedua hanya berolahraga 30 menit per hari. Kedua kelompok dimonitor denyut jantungnya dan dihitung kalorinya.

"Berolahraga selama satu jam penuh bukan setengahnya tidak menghasilkan penyusutan lemak lebih banyak," ujarnya.

Rosenkilde belum mengetahui mengapa olahraga lebih lama justru tidak menurunkan berat badan secara signifikan. Ia menduga, saat beristirahat mereka yang berolahraga satu jam lebih per hari akan mengonsumsi makanan lebih banyak. Maklum, energi yang terbuang karena olahraga juga tak sedikit.

Sabtu, 30 Juni 2012

Jalan Kaki Dapat Kurangi Risiko Kanker Payudara

ADA cara mudah untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara bagi para wanita. Hanya dengan berjalan kaki selama satu setengah jam setiap hari mampu mengurangi risiko menderita kanker hingga 30 persen.
Wanita yang melakukan olahraga ringan 10 jam setiap minggu termasuk pekerjaan rumah tangga berhasil mengurangi risiko kanker di segala usia.
Ilmuwan Amerika percaya olahraga dan aktivitas ringan membantu mencegah pembentukan jaringan lemak yang gilirannya memicu tumor kanker. Selama analisis, periset membandingkan gaya hidup 3.059 wanita berusia 20-98 tahun, termasuk 1.504 pasien yang telah didiagnosis dengan kanker payudara.
Setiap wanita diminta mencatat aktivitas fisik dalam seminggu, termasuk berjalan, pekerjaan rumah tangga, bersepeda dan jogging. Kesimpulannya, wanita yang aktif 10-19 jam seminggu 30 persen lebih rendah mengalami kanker payudara.
Lauren McCullough, dari University of North Carolina menegaskan, wanita tak perlu ke pusat kebugaran untuk menjaga kesehatan. "Anda tak perlu olahraga berat, lari maraton atau treadmill setiap hari. Berjalan kaki, melakukan pekerjaan rumah tangga atau bersepeda sudah cukup," katanya.
Namun studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer, menemukan manfaat olahraga untuk mencegah kanker payudara berkurang bila wanita mengalami kegemukan. Diduga, hormon yang mendorong tumor akan makin tinggi pada mereka dengan lemak yang banyak.
Oxford University dalam studi tahun lalu juga mengklaim obesitas adalah penyebab utama kanker payudara pada wanita usia tua. Kegemukan bahkan pemicu yang lebih penting daripada konsumsi alkohol atau merokok.
(vvn/CN31)
Salam Sehat