Jumat, 31 Agustus 2012

Orang Jujur Lebih Sehat dan Bahagia

Kompas.com - Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, pastikan Anda selalu mengonsumsi buah dan sayuran, rutin berolahraga, serta menjauhi dusta. Menurut penelitian orang yang bersikap jujur lebih sehat secara fisik dan mental.

Sebuah penelitian menunjukkan orang Amerika rata-rata berbohong 11 kali dalam seminggu, mulai dari "bohong putih" semacam pujian, sampai ketidaksetiaan atau kebohongan yang lebih serius lainnya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Anita Kelly, profesor psikologi dari Notre Dame, bila kita mengurangi jumlah kebohongan yang kita lakukan sebenarnya kita bisa mencapai kepuasan hidup yang lebih tinggi.

Ia melakukan penelitian dengan melibatkan 110 partisipan yang diminta untuk berhenti atau mengurangi berbohong, baik kebohongan kecil atau besar, selama 10 minggu. Sebagai pembanding, partisipan lainnya tidak diberi instruksi khusus tentang kebohongan.

Hasilnya, setelah orang dari kelompok yang dilarang berbohong tidak mengatakan kebohongan kurang dari tiga kali dalam seminggu, keluhan mereka akan sakit kepala, sakit tenggorokan, ketegangan, kecemasan, dan gangguan kesehatan lain, berkurang.

"Tidak berbohong sangat jelas berkaitan dengan kesehatan yang lebih baik," kata Kelly.

Selain kesehatan fisik, ternyata orang-orang dari kelompok dilarang berbohong itu merasakan adanya hubungan personal yang lebih baik dengan orang lain. Menyimpan kebenaran tentu membuat hubungan Anda dengan orang lain menjadi tidak tulus.

"Berbohong bisa menyebabkan stres pada banyak orang, memicu kecemasan bahkan depresi. Mengurangi kebohongan bukan hanya baik untuk hubungan Anda, tapi juga menyehatkan," kata Dr.Bryan Bruno, ketua departemen psikiatri dari Lenox Hill Hospital, New York City.

Kebiasaan berkata dan bertindak jujur selama 10 minggu juga membuat para partisipan itu lebih pintar menghindari kebohongan. Misalnya saja merespon pertanyaan yang bisa mengarahkan pada kecenderungan untuk berbohong dengan pertanyaan lain sebagai pengalih.

Salam Sehat
 

7 Cara Hidup Sehat

Gangguan kesehatan bisa muncul kapan saja, apalagi jika kita lengah terhadap gejala dan penyebabnya. Tanpa kita sadari gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor penyebab utamanya.
Meskipun ada penyebab lainnya yang tidak bisa dihindari seperti faktor genetik, pencemaran lingkungan.
Agar tetap sehat, ada banyak cara untuk mendapatkannya. Salah satunya, ikuti 7 jurus berikut ini dan dapatkan kualitas hidup yang lebih baik:

1. Udara bersih, paru-paru pun sehat
Untuk terhindar dari gangguan pernapasan, hiruplah udara yang bersih dan sehat. Caranya ? Tidak perlu repot mencari udara pegungungan, udara pagi pun sangat baik bagi paru-paru Anda. Selain itu hindari pula udara tercemar, seperti asap rokok, asap kendaraan atau debu. Bersihkan rumah dan ruangan kerja secara teratur, termasuk perabot, kipas angin dan AC.
2. Banyak minum air putih
Air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Biasakanlah minum air putih 8-10 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membantu menjaga kelancaran fungsi ginjal dan saluran kemih. Upayakan untuk minum air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari. Tambahkan juga sedikit perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Selain baik untuk menyegarkan diri, minuman ini sekaligus membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.
3. Konsumsi menu bergizi dan seimbang
Pilihlah menu dengan gizi yang cukup, seimbang, dan bervariasi. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung banyak serat dan zat gizi yang diperlukan tubuh serat. Sebisa mungkin hindari junk food dan makanan olahan, serta kurangi konsumsi garam dan gula. Satu lagi, jangan lupa sarapan pagi! Karena sarapan pagi dapat menunjang aktifitas kita sepanjang hari.
4. Seimbangkan antara kerja, olahraga dan istirahat
Kerja keras tanpa istirahat sama sekali tidak ada untungnya bagi Anda. Biasakan istirahat teratur 7-8 jam pada malam hari, dan jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Cobalah menggunakan waktu senggang untuk berolahraga ringan atau sekedar melemaskan otot-otot persendian.
Dengan berolahraga 2 - 3 kali per minggu, selama 30 - 45 menit, cukup membuat tubuh bugar dan stamina prima.

5. Kontrol kerja otak
Otak, seperti halnya tubuh kita, dia juga butuh istirahat. Jangan terlalu memberi beban terlalu banyak, karena otak pun memiliki memori yang terbatas. Lakukan kegiatan di waktu senggang yang membuat otak bekerja lebih santai, misalkan melakukan hobi yang menyenangkan, seperti melukis, membaca novel terbaru atau hanya sekedar mendengarkan musik.
6. Jalani hidup secara harmonis
Manusia merupakan mikrokosmos yang harus mematuhi alam sebagai makrokosmos jika ia ingin tetap sehat. Lakukan semua itu sebagai upaya pencegahan dengan selalu mengingat nasihat orang bijak untuk “membuat sumur sebelum timbul rasa haus”.
Gunakan akal sehat! Itu kuncinya, jangan mengorbankan hidup dengan menuruti kesenangan diri lewat kebiasaan hidup yang buruk dan beresiko. Misalkan, minum-minuman keras, merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang. Cobalah untuk menjalani hidup secara harmonis, sebisa mungkin perkecil resiko terjadinya stres emosional atau psikis.
7. Gunakan suplemen gizi
Hanya jika perlu! Tubuh kita memerlukan antioksidan (beta-karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Semua zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang usia harapan hidup. Untuk memperolehnya banyak cara yang bisa dilakukan.
Selain mengkonsumsi makanan segar, bisa juga dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran. Sebaiknya, penggunaan suplemen makanan lebih dianjurkan sebagai terapi alternatif saja dengan mengutamakan jenis suplemen makanan yang sudah diteliti dan bermanfaat.


Sumber:idionline

Minggu, 26 Agustus 2012

Tiga Langkah Mudah Jaga Ginjal Anda

JIKA Anda punya detoksifikasi pada otak Anda, saatnya untuk memberikan perhatian untuk ginjal. Anda mungkin sudah tahu bahwa Anda memiliki dua organ vital ini, tetapi apakah Anda tahu mengapa mereka sangat penting bagi kesehatan Anda?

Pikirkan ginjal sebagai filter. Ini membantu menghilangkan limbah dan racun dari darah yang ada di tubuh kita, pembuangan limbah ini akan menghasilkan urin. Mereka mengatur tekanan darah, membuat sel-sel darah merah (penting untuk memberikan oksigen ke tubuh), dan membantu dalam menjaga tulang yang kuat dan sehat. Ginjal Anda melakukan banyak pekerjaan untuk Anda bahkan melakukan penyaringan 200 liter darah setiap hari!.

Tapi ada banyak cara lain untuk menjaga ginjal kita agar tetap berfungsi dengan baik. Di antaranya, Anda dapat mengonsumsi bahan-bahan berikut, seperti yang dilansir Fitsugar.

Hibiscus tea

Tekanan darah tinggi dapat merusak tabung yang mengarahkan darah ke ginjal untuk filtrasi. Dr Oz (Profesor ahli bedah di Columbia University) adalah penggemar besar teh hibiscus untuk kesehatan ginjal. Dia mengatakan bahwa tiga cangkir sehari telah terbukti menurunkan tekanan darah, yang membantu ginjal Anda beroperasi pada potensi tertinggi mereka.

Air

Tubuh kita tidak bekerja pada kinerja tinggi tanpa hidrasi yang cukup, dan ginjal kita membutuhkan asupan air yang cukup. Mereka membutuhkan banyak air untuk berfungsi dan melakukan tugas mereka untuk menyingkirkan limbah yang k tidak dapat dicerna.

Jus cranberry

Siapa pun yang pernah berurusan dengan infeksi kandung kemih tahu tentang sifat yang menakjubkan dari jus cranberry yang antibakteri. Kaya dengan vitamin C dan asam, juga membantu dalam menghentikan pembentukan batu ginjal. (ina)

sumber : okehealth
Salam Sehat

Mengenal Lebih Jauh Tentang Stroke

Strok (stroke = dalam bahasa inggris) merupakan suatu keadaan dimana secara tiba-tiba pasokan darah ke suatu bagian otak terganggu. Dalam jaringan otak, berkurangnya aliran darah bisa menyebabkan serangkaian reaksi biokimia yang bisa merusak bahkan mematikan sel-sel saraf di otak. Dengan kematian yang terjadi di dalam jaringan otak akan dapat menghilangkan atau merusakkan fungsi yang dikendalikan oleh jaringan tersebut. Selain menyebabkan kematian, serangan stroke apabila bisa diselamatkan terkadang penderita menderita kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya kemampuan bicara atau hilangnya sebagian daya ingat.
Dahulu serangan penyakit stroke ini hanya menyerang para usia lanjut. Akan tetapi dewasa ini ada kecenderungan bahwa serangan stroke mengancam usia muda di bawah 45 tahun atau usia produktif. Serangan stroke bisa menyerang siapa saja tanpa memandang umur, jabatan ataupun tingkatan sosial ekonomi.
Di Amerika dan Eropa serangan stroke ini merupakan penyebab kematian nomer 3. Sedangkan di Indonesi, stroke merupakan penyakit nomor 3 yang mengakibatkan kematian setelah jantung dan kanker. Bahkan menurut survei tahun 2004, stroke merupakan pembunuh nomor 1 di Rumah Sakit Pemerintah di seluruh penjuru Indonesia.
Tidak dapat di pungkiri bahwa meningkatnya penderita stroke di dunia maupun di Indonesia identik dengan perubahan gaya hidup, pola makan kaya lemak dan kolesterol serta kurangkan aktifitas fisik (olah raga) menjadi penyebab stroke.
Jenis-Jenis Stroke
1. Stroke Iskemik
Pada stroke iskemik aliran darah ke otak terhenti diakibatkan oleh aterosklerosis atau penumpukan kolesterol pada dinding pembulu darah atau terjadi bekuan darah yang menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Sebagian besar penderita stroke atau 83% mengalami jenis stroke iskemik.
2. Stroke Hemorragik
Pada stroke hemorragik terjadi pecah pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. 70% penderita stroke hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Resiko terserang stroke akan meningkat apabila mempunyai faktor-faktor sebagai berikut:
  1. Diabetes mellitus atau kencing manis
  2. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  3. Kegemukan
  4. Merokok
  5. Alkohol
  6. Tingginya kadar kolesterol
  7. Riwayat keluarga
Tentunya mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Gaya hidup sehat, pola makan sehat dan diimbangi dengan aktifitas olah raga serta menjaga berat tubuh ideal merupakan jalan untuk pencegahan penyakit ini.

Sumber: gayahidupsehat.org

Sabtu, 25 Agustus 2012

Olahraga 30 Menit Per Hari Efektif Turunkan Berat Badan

KOMPAS.com - Maraknya pusat kebugaran mempermudah orang dewasa yang ingin menurunkan berat badan berolahraga. Dengan harapan timbunan lemak bisa cepat terbakar, mereka memanfaatkan beragam alat dan fasilitas olahraga dalam jangka waktu yang lama.

Sebuah riset dari Universitas Copenhagen menyimpulkan, jangka waktu olahraga paling tepat dilakukan selama 30 menit per hari. Jika berolahraga sampai dua kali lebih lama, menurut penelitian, hasilnya sama.

Para peneliti mengatakan, seseorang berkeringat selama 30 menit per hari sudah cukup membantu penurunan berat badan. Penelitian yang diterbitkan American Journal of Physiology menemukan, mereka yang berlari, mendayung atau bersepeda selama 30 menit mengalami penurunan berat badan empat kilogram selama tiga bulan. Sedangkan, mereka yang berolahraga rutin satu jam dua kali seminggu berhasil turun tiga kilogram selama tiga bulan.

Mads Rosenkilde, ketua tim penelitian, mengatakan olahraga memang baik untuk kesehatan psikis dan fisik. Masalahnya adalah berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk melakukannya.

Rosenkile meminta 60 respondennya yang memiliki kelebihan berat badan berolahraga selama tiga bulan. Separuh dari responden diminta berolahraga selama 1 jam per hari. Kelompok kedua hanya berolahraga 30 menit per hari. Kedua kelompok dimonitor denyut jantungnya dan dihitung kalorinya.

"Berolahraga selama satu jam penuh bukan setengahnya tidak menghasilkan penyusutan lemak lebih banyak," ujarnya.

Rosenkilde belum mengetahui mengapa olahraga lebih lama justru tidak menurunkan berat badan secara signifikan. Ia menduga, saat beristirahat mereka yang berolahraga satu jam lebih per hari akan mengonsumsi makanan lebih banyak. Maklum, energi yang terbuang karena olahraga juga tak sedikit.

Jumat, 24 Agustus 2012

3 Kesalahan Diet Yang Tak Disadari

Vemale.com - Anda mungkin berpikir bahwa sudah mengurangi nasi, pilah pilih menu karbohidrat dan itu sudah benar.
Namun ternyata ada beberapa kesalahan dalam diet yang menyebabkan program diet Anda tidak berhasil lho. Seperti tiga kesalahan berikut ini:
Minum soda
Yang namanya minuman bersoda, sekalipun itu adalah diet soda, tetaplah tidak dianjurkan masuk dalam menu diet Anda. Dikatakan memang ia bebas kalori, namun para peminum diet soda kemudian cenderung makan tak terkontrol.
"Berpikir bahwa minumannya bebas kalori, akhirnya kalori dibebankan pada makanan," kata Sharon Fowler, MPH, seperti dikutip dari womansday.com. Di sini, memilih makanan jadi kurang berhati-hati. Akibatnya, berat badan naikpun tak disadari.
Memakai garpu yang terlalu kecil
Masih ingat metode diet Le Forking? Yang hanya diperbolehkan makan makanan yang bisa ditusuk pakai garpu. Nah, diet Le Forking ini bisa dikatakan diet yang cukup berhasil, sayangnya ada kesalahan yang bisa menyebabkan diet ini gagal. Apakah itu?
Apabila Anda salah menggunakan garpu, misalnya garpunya terlalu kecil, maka ini juga tidak baik untuk diet Anda. "Saat garpunya terlalu kecil justru makanan yang dikonsumsi terasa terlalu sedikit," kata Arul Mishra, PhD. Alhasil, karena merasa belum cukup makan, maka porsi akan ditambah.
Le Forking yang baik adalah menggunakan garpu berukuran sedang atau besar. Makan dengan perlahan dan tidak terburu-buru, serta merasakan setiap makanan yang masuk ke dalam mulut.
Mengganti nasi dengan kentang
Beberapa orang berpikir bahwa dengan ini maka sudah bisa langsing. Padahal, kentang juga mengandung karbohidrat yang juga meningkatkan kadar insulin secara cepat dalam darah.
Apalagi, jika ternyata kentang yang dikonsumsi justru dalam bentuk keripik kentang. Wahh... sudah bisa diperkirakan berapa jumlah kalori yang Anda makan.
Hati-hati dalam menjalankan program diet, ya Ladies. Diet yang benar adalah yang mencukupi kebutuhan nutrisi dengan baik. Bukan berarti tidak makan sama sekali, atau tak boleh makan ini itu.

Salam Sehat

Senin, 20 Agustus 2012

4 Langkah Ampuh Usir Insomnia

Vemale.com - Banyak orang mengaku mengidap insomnia. Tak sedikit di antaranya mengaku stres ketika tahu bahwa jam istirahatnya berantakan. Seperti dilansir dari All Women Stalk (9/8) ada 4 langkah tepat yang dapat dilakukan ketika terkena insomnia.
1. Jauhkan diri dari alat elektronik
Terlalu sering berkutat dengan komputer, televisi, dan ponsel bahkan hingga larut malam membuat pikiran menjadi stres. Ada baiknya, saat jam malam tiba, kurangi aktivitas dengan alat-alat elektronik. Karena, selain berbahaya bagi kesehatan, alat-alat elektronik juga memicu stres yang berlebih. Insomnia pun melanda.
2. Bersantai
Salah satu penyebab insomnia adalah stres. Jika stres melanda, ada baiknya sebelum tidur bersantai terlebih dahulu. Sekadar duduk santai dengan secangkir teh hangat bisa menjadi relaksasi tersendiri bagi pikiran yang tengah stres.
3. Jangan panik
Di suatu cerita anak disebutkan bahwa jika mengalami insomnia, ada baiknya menghitung jumlah domba atau jam dengan mundur. Sayangnya, cara tersebut tidak selalu mempan. Karena, yang ada bukannya semakin cepat tidur, melainkan rasa paniklah yang melanda. Sebaiknya, lakukan kegiatan yang membuat Anda santai seperti membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan. Intinya, fokuskan diri pada kegiatan yang menyenangkan.
4. Berpikir positif
Stres membuat banyak pikiran negatif berkumpul menjadi satu. Sebaiknya, tetap berpikir positif selama beraktivitas dalam keseharian. Tetap berpikir positif membuat pikiran menjadi relaks, tidur pun menjadi lebih nyenyak tanpa takut terkena insomnia.

Salam Sehat