Minggu, 21 Oktober 2012

Vitamin A Maksimalkan Metode Kemoterapi


Photo: VITAMIN A MAKSIMALKAN METODE KEMOTERAPI

ASAM retinoic yang merupakan turunan dari vitamin A, akan membuat lemah daya serang sel-sel kanker prostat. Sehingga bukan tidak mungkin jika vitamin A merupakan salah satu penolong bagi kanker yang
ditakuti kaum pria ini. Demikian seperti yang disebutkan dalam hasil penelitian di New York.

Menurut salah seorang peneliti, Norman Maitland, dari Universitas New York, jika kadar vitamin A dalam tubuh terpantau rendah, maka sel kanker lebih kuat dan akan semakin mudah membelah diri. Namun, jika asupan vitamin A tercukupi, maka sel kanker akan lebih mudah tersingkir dalam metode kemoterapi.

Seperti yang dikutip dalam Dailymail, Maitland dan timnya kini terus meneliti manfaat vitamin A dalam pengobatan kanker. Ia mengatakan penggunaan vitamin A dalam dosis rendah memiliki dampak lebih kuat. "Para dokter telah memakai vitamin A untuk membunuh sel kanker, tetapi yang kita perlukan adalah menggunakan vitamin itu untuk mengubah sel-sel kanker sehingga mereka lebih mudah dibunuh," ujar Maitland.

Meskipun dalam penelitian yang dilakukannya tidak terkait dengan asupan vitamin A dari makanan sehari-hari, namun menurutnya kadar vitamin A yang tinggi dalam tubuh bisa membantu terapi pengobatan kanker.

Selain suplemen vitamin A, Anda bisa menemukan manfaatnya dalam jenis makanan seperti : bayam, brokoli, wortel, asparagus, kentang manis, daging sapi, hati ayam, ikan, susu, keju, dan buah-buahan seperti pepaya, pisang, belimbing, semangka, aprikot, dan labu kuning. (Dailymail/*/OL-06)
Sumber: mediaindonesia

ASAM retinoic yang merupakan turunan dari vitamin A, akan membuat lemah daya serang sel-sel kanker prostat. Sehingga bukan tidak mungkin jika vitamin A merupakan salah satu penolong bagi kanker yang
ditakuti kaum pria ini. Demikian seperti yang disebutkan dalam hasil penelitian di New York.

Menurut salah seorang peneliti, Norman Maitland, dari Universitas New York, jika kadar vitamin A dalam tubuh terpantau rendah, maka sel kanker lebih kuat dan akan semakin mudah membelah diri. Namun, jika asupan vitamin A tercukupi, maka sel kanker akan lebih mudah tersingkir dalam metode kemoterapi.
Seperti yang dikutip dalam Dailymail, Maitland dan timnya kini terus meneliti manfaat vitamin A dalam pengobatan kanker. Ia mengatakan penggunaan vitamin A dalam dosis rendah memiliki dampak lebih kuat. "Para dokter telah memakai vitamin A untuk membunuh sel kanker, tetapi yang kita perlukan adalah menggunakan vitamin itu untuk mengubah sel-sel kanker sehingga mereka lebih mudah dibunuh," ujar Maitland.
Meskipun dalam penelitian yang dilakukannya tidak terkait dengan asupan vitamin A dari makanan sehari-hari, namun menurutnya kadar vitamin A yang tinggi dalam tubuh bisa membantu terapi pengobatan kanker.
Selain suplemen vitamin A, Anda bisa menemukan manfaatnya dalam jenis makanan seperti : bayam, brokoli, wortel, asparagus, kentang manis, daging sapi, hati ayam, ikan, susu, keju, dan buah-buahan seperti pepaya, pisang, belimbing, semangka, aprikot, dan labu kuning. (Dailymail/*/OL-06)
Sumber: mediaindonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar